3,32% masyarakat miskin dan tidak mampu menjadi fokus perhatian Pemerintah KSB

Sebanyak 4.483 jiwa masyarakat yang masuk dalam ketegori miskin dan tidak mampu dari hasil verifikasi dan validasi tim khusus perlindungan dan pemberdayaan fakir miskin di Kabupaten Sumbawa Barat mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Hal ini ditindaklanjuti dengan dikeluarkannya Peraturan Bupati Sumbawa Barat Nomor 57 Tahun 2018 tentang Perlindungan dan Pemberdayaan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu di Kabupaten Sumbawa Barat serta Keputusan Bupati Sumbawa Barat Nomor 864 Tahun 2018 tentang Pembentukan Tim Khusus Perlindungan dan Pemberdayaan Fakir Miskin dan Orang Tidak Mampu di Kabupaten Sumbawa Barat.

Sasaran Perlindungan dan Pemberdayaan dimaksud tersebar di delapan kecamatan dengan kategori yang telah ditentukan berdasarkan hasil verifikasi dan validasi sebelumnya. Kategori Perlindungan dan Pemberdayaan terbagi ke dalam kategori miskin dan sangat miskin. Kemudian kategori dimaksud terbagi ke dalam 3 (tiga) kelompok sebagai berikut: (a) rumahtangga miskin/sangat miskin yang tidak berdaya, (b) rumahtangga miskin/sangat miskin yang mempunyai potensi untuk berdaya, dan (c) rumahtangga miskin/sangat miskin yang sedang berdaya.

Guna mempercepat tercapainya target menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Sumbawa Barat, melalui Tim Khusus FM332 (Fakir Miskin 3,32%) dilakukan pendampingan intensif terhadap kebutuhan dasar masyarakat sasasaran atau pemerima manfaat. Pendampingan ini telah dilakukan mulai bulan Juli sampai dengan Desember 2018.

Kepala Dinas Sosial dr. Syaifuddin selaku Kepala Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa barat sekaligus sekretaris Tim Khusus FM332 menyampaikan dalam rapat tim bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat berkewajiban memelihara dan menjaga masyarakat miskin agar mendapat kehidupan yang layak dan lebih produktif.

Sebagai bentuk perhatiah, pemerintah Sumbawa Barat membuat suatu rekening khusus yang di kelola oleh Baznas Sumbawa Barat dengan sumber dana dari pihak corporate dan perorangan untuk disalurkan kepada masyarakat sasaran atau penerima manfaat dengan nominal yang telah ditentukan dengan Peraturan Bupati Kabupaten Sumbawa Barat.

Kegiatan perlindungan dan pemberdayaan oleh Timsus FM332 KSB