Gotong Royong menyambut Kunjungan Kerja TIM Joint Monitoring (UNICEF)

Gotong Royong menyambut Kunjungan Kerja TIM Joint Monitoring (UNICEF)

Dalam rangka kunjungan kerja TIM Joint Monitoring Program UNICEF beserta rombongan dan sekaligus memperingati Hari Bhakti Pekerjaan Umum dan Hari Korp Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) tahun 2019 di Kabupaten Sumbawa Barat, Bupati Sumbawa Barat mengajak dan merangkul seluruh kalangan masyarakat yang terdiri dari Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Instansi Vertikal, BUMN/BUMD beserta seluruh karyawan/karyawati, TNI, POLRI, Pemerintah Kecamatan Taliwang, Kelurahan dan Agen PDPGR se-Kecamatan Taliwang khususnya di 7 (tujuh) Kelurahan untuk melakukan gotong royong di sepanjang ruas-ruas jalan dalam kota Taliwang dan temtat-tempat umum lainnya.

Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat merupakan salah 1 (satu) OPD yang turut serta berpartisipasi melaksanakan kegiatan Gotong Royong dengan mengerahkan Pegawainya, dari Pegawai Negeri Sipil (PNS), Pegawai Honor Daerah, Pegawai Kontrak Daerah, Pegawai Sukarela, Pegawai Sukarela Kegiatan, Taruna Siaga Bencana (Tagana), hingga TIM Sistem Layanan Rujukan Terpadu (SLRT).

Gotong royong terbagi menjadi 13 wilayah. Lokasi gotong royong Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat berada di Jl. Ade Irma Suryani, Kelurahan Dalam, Kecamatan Taliwang berduet dengan Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Sumbawa Barat.

 

nida.aan2010@gmail.com
Kegiatan Aksi Sosial Dalam Memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN)

Kegiatan Aksi Sosial Dalam Memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN)

Taliwang – Dalam rangka memperingati hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat Dalam hal ini Bidang Pemberdayaan Sosial Melakukan aksi sosial, Kamis (28/11)

Kegiatan sosial itu berupa Pemberian Bingkisan bagi Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial yaitu Lansia dan Penyandang Disabilitas di lingkungan Mesjid Babus salam dan Anak yatim Piatu yang berada dipanti Asuhan Al-Balad Perjuk dan Panti Asuhan Baitussakinah Taliwang Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan Pemberian Bingkisan Ini melibatkan 35 siswa/siswi SMA/SMK/MAN dari perwakilan sekolah Menengah Atas yang ada di Kabupaten Sumbawa Barat .

Kegiatan Pemberian Bingkisan tersebut di awali dengan pembekalan kepada para siswa/siswi  guna Meningkatkan Semangat rasa Kesetiakawanan Sosial untuk menyemangati para Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) oleh Narasumber Kabupaten ibu Alein Erida Daeng Iji, S.Psi.,M.Si

Dalam Kegiatan itu Ibu Kepala Seksi Pemberdayaan sosial Kelembagaan Masyarakat, Restorasi dan Kepahlawanan Sosial Hanisah, S.Ap Selaku Ketua Panitia Mengatakan Bahwa Dasar pelaksanaan kegiatan ini adalah APBD-P 2019 dan Surat keputusan Bupati Sumbawa Barat tentang penunjukan Narasumber, Panitia dan Peserta Pelaksanaan kegiatan hari kesetiakawananan Sosial Nasional 2019.

Hanisah, S.Ap memaparkan bahwa Hari Kesetiakawanan Sosial adalah merupakan nilai dasar yang terwujud dalam bentuk Pikiran, Sikap, dan hidup saling peduli dan berbagi yang dilandaskan oleh kerelaan, kesetiaan, kebersamaan guna meningkatkan harkat dan martabat dan harga diri sebagai Warga Negara Indonesia.

Sementara itu Kepala Bidang Pemberdayaan sosial Burhan daeng Mangago, S.Pi.,M.Si berharap, melalui HKSN memberikan dampak yang positif bagi masyarakat, untuk semakin memiliki kepedulian sosial guna membantu masyarakat Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial.

“Kami harapkan, HKSN itu bisa mengajak masyarakat untuk makin peduli membantu masyarakat kurang mampu, karena kesetiakawanan sosial itu sudah menjadi jati diri bangsa seiring dengan program pemerintah dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.”imbuhya..

Acara Pembekalan itu dibuka secara resmi oleh bapak Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial, Burhan Daeng Mangago, S.Pi.,M.Si

Sementara itu puncak Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional dilaksanakan di Kalimantan Selatan yang rencana pelaksanaannya pada tanggal 20 Desember 2019.

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H Tingkat Kabupaten

Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H Tingkat Kabupaten

Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat ikut serta dalam Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW 1441 H. Dalam acara tersebut Dinas Sosial  mempersiapkan penyekan untuk dibawahkan ke tempat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW. Puncak acara maulid dilaksanakan di Masjid Agung Darusallam komplek perkantoran Kemutar Telu Center (KTC). Dalam acara tersebut di ikuti oleh semua OPD, kecamatan dan lembaga-lembaga lainnya. Hadir dalam acara tersebut Bupati Sumbawa Barat Bapak Dr. Ir. H. W Musyafirin, MM bersama Wakil Bupati Sumbawa Barat Bapak Fud Syaifuddin, ST, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Bapak Kaharuddin Umar, Dandim, Kapolres, Pimpinan OPD, Camat, Lurah, Toga, Toma serta seluruh karyawan dan karyawati Pemda Kabupaten Sumbawa Barat. Yang menyampaikan tauziah pada acara tersebut yaitu KH. Syamsul Ismain, LC selaku ketua MUI Kabupaten Sumbawa Barat.

Pelaksanaan Upacara Hari Pahlawan 2019

Pelaksanaan Upacara Hari Pahlawan 2019

Taliwang, Ahad (10/11/2019) Meskipun Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019 Jatuh Pada Hari Libur,Kabupaten Sumbawa Barat tetap menggelar Peringatan Hari Bersejarah Tersebut. Upacara dimulai tepat pukul 07.30 di depan halaman kantor Bupati Sumbawa Barat.

Hari Pahlawan Ke 74 di Rangkaikan dengan Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 55, Penghargaan Bidan Desa Berprestasi,Pemberian hadiah Lomba Cerdas Cermat, Penyerahan Bantuan Rehab Rumah RUTILAHU dari Baznas KSB, Penyerahan secara simbolis Insentif Guru Sekolah Swasta , Penyerahan Kursi Roda dan Alat Bantu dengar Kepada Lansia dan Disabilitas, Serta Penghargaan Kepada Penyuluh Berprestasi di Lingkup Kabubapten Sumbawa Barat.

Bertindak sebagai Inspektur Upacara adalah Bupati Sumbawa Barat Dr.Ir H.W Musyafirin.,MM. Komandan Upacara Oleh Danup Lettu Inf Zainul Fahri. Prosesi upacara peringatan Hari Pahlawan yaitu pengibaran Bendera Merah Putih, Mengheningkan cipta dipimpin oleh Inspektur Upacara. Pembacaan naskah Pancasila oleh Inspektur Upacara yang di ikuti oleh seluruh peserta upacara, pembacaan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 Oleh Bripda Ahmad Darul Agam Naim, Penggerek Bendera Oleh Serda Ruslin, Kopda Syarifuddin dan Kopda Fahrurrozi Serta pembacaan Pesan-Pesan Perjuangan dari para Pahlawan Nasional. Upacara tersebut diikuti oleh para Pimpinan OPD,Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, TNI/Polri, ASN serta Beberapa Elemen daerah.

Amanat Inspektur upacara, dalam amanat tersebut Disampaikan Amanat Menteri Sosial Republik Indonesia Juliari P Batubara ” Peringatan hari Pahlawan diharapkan kita akan lebih menghargai jasa dan Pengorbanan para Pahlawan sebagaimana Ungkapan salah seorang Founding Fathers kita Bung karno Yang Menyatakan Bahwa ” bangsa yang menghargai jasa para pahlawannya dapat menjadi bangsa yang besar..” Selain itu Peringatan hari pahlwan kita bangkitkan semangat berinovasi bagi anak-anak bangsa untuk menjadi pahlawan masa kini, sebagaimana tema peringatan hari pahlawan tahun 2019 ” Aku Pahlawan Masa Kini “. Demikian bunyi salah satu amanat Bupati Sumbawa Barat pada upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019.

Menjadi pahlawan masa kini dapat dilakukan oleh siapapun warga negara indonesia, dalam bentuk aksi-aksi nyata memperkuat NKRI, seperti menolong sesama yang terkena musibah, tidak melakukan provokasi yang dapat menunggu ketertiban umum, tidak menyebarkan berita hoax, tidak melakukan perbuatan anarkis atau merugikan orang lain dan sebagainya Demikian bunyi salah satu amanat Bupati Sumbawa Barat pada upacara Peringatan Hari Pahlawan Tahun 2019.

Diantara Pesan-Pesan Perjuangan Dari Para Pahlawan Nasional yang disampaikan : 1. Ir. Soekarno ” Berikan Aku 1000 Orang Tua, Niscaya Kucabut Semeru dari akarnya. Dan Berikan Aku10 Pemuda niscaya akan kuguncangkan dunia.” Bangsa yang besar Adalah Bangsa Yang menghormati Jasa Pahlawannya”. 2. Prof. Moh. Yamin, SH “Cita-cita Persatuan Indonesia itu bukan omong kosong, tapi benar-benar oleh kekuatan-kekuatan yang timbul pada akar sejarah bangsa kita sendiri”. 3. Abdul Muis “Jika Orang lain Bisa, Saya Juga Bisa, jika Memang Mau berjuang”. 4. Pattimura “Pattimura-Pattimura Tua boleh dihancurkan, tetapi kelak Pattimura-Pattimura muda akan bangkit”. 5. Moh. Hatta ” Pahlawan yang setia itu berkorban, bukan buat dikenal namanya, tetapi semata-mata untuk membela cita-cita”.

Bahwa seluruh rangkaian kegiatan upacara peringatan Hari Pahlawan tersebut bertujuan untuk memperkuat nilai-nilai kepahlawanan, mempertebal rasa cinta Tanah air dan meneguhkan semangat pengabdian bagi bangsa dan negara di hati sanubari bangsa Indonesia.

Upacara berlangsung dengan lancar dan khidmat, ditutup dengan Pembacaan Do’a Oleh Ust Igfar, S.Sos dari Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa Barat.

Peringatan Hari Pahlawan diisi dengan Lomba

Peringatan Hari Pahlawan diisi dengan Lomba

Dalam rangka memperingati hari pahlawan ke 74, Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa Barat dalam hal itu Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Menggelar lomba Cerdas Cermat Tingkat SD/MI Wilayah Kabupaten Sumbawa Barat, yang dibuka oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Rabu (6/11) pagi di Aula Kantor Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat.

Dalam sambutannya Sekretaris Daerah kabupaten Sumbawa Barat H. Abdul Azis, S.H., M.H sangat mengapresiasi atas lomba yang diselenggarakan pada hari itu, ia menyampaikan bahwa dengan adanya lomba saat peringatan hari pahlawan adalah sebagai salah satu wujud menghargai dan mengingat perjuangan para pahlawan. “Kita harus selalu mengingat jasa para pahlawan yang sudah berjuang demi kemerdekaan Negara Republik Indonesia ini,” ucapnya.

Oleh karena itu ia menerangkan sebagai generasi penerus sudah seharusnya menjaga dan mempertahankan kemerdekaan dengan memelihara kerukunan, kedamaian di Kabupaten bahkan di Negara Kesatuan Rebublik Indonesia untuk bersatu padu mempertahankan NKRI dengan mengingat kembali perjuangan para pahlawan yang telah gugur untuk Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sementara laporan Ketua Panitia Bapak Burhan Daeng Mangago, S.Pi.,M.Si menyampaikan bahwa acara tersebut terlaksana sebagai bentuk penghargaan atas perjuangan para pahlawan, lomba diikuti oleh 25 Regu dari 8 Koordinator Wilayah di Kabupaten Sumbawa Barat. Masing-Masing Korwil Mengirim 3 Regu Kecuali Korwil Taliwang Mengutus 4 Regu yang mana Lomba dilaksanakan sejak tanggal 6 sampai dengan 7 November 2019.

Para Pemenang lomba mendapat apresiasi dari panitia, hadiah akan diserahkan langsung Pada Peringatan hari Pahlawan 10 November 2019. Juara 1 SDN DESA BERU Perwakilan Korwil Brang Rea, Juara 2 Gugus Wilayah III Perwakilan Korwil Taliwang, Juara III SDN TEPAS Perwakilan Korwil Brang Rea, Juara IV SDN 1 Jereweh Perwakilan Korwil Jereweh, Juara Favorit Perwakilan Korwil Brang Ene.

 

Dinas Sosial Tingkatkan Pengetahuan Dasar Pekerja Sosial Masyarakat (PSM)

Dinas Sosial Tingkatkan Pengetahuan Dasar Pekerja Sosial Masyarakat (PSM)

Mengingat pentingnya peran dan fungsi pekerja sosial masyarakat (PSM) sebagai mitra kerja Pemerintah dalam penyelenggaraan kesejahteraan sosial, beberapa waktu yang lalu Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa barat telah melakukan koordinasi dengan pihak desa dan Kelurahan untuk menjaring relawan sosial yang memiliki tanggung jawab serta kepedulian sosial dan komitmen pengabdian di bidang sosial kemasyarakatan di lingkungannya.

Sebagai Tindak Lanjut Dari Hasil Koordinasi Tersebut, Sebanyak 65 orang mengikuti bimbingan teknis Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) Tingkat Kabupaten Tahun 2019 di Hotel Andi Graha Di Kecamatan Taliwang.

Bimbingan teknis Pekerja Sosial Masyarakat (PSM) yang dilaksanakan Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat ini dimaksudkan untuk meningkatkan pengetahuan dasar tentang  PSM.

Pengetahuan yang menjadi bekal petugas di lapangan ini meliputi pengenalan, pemahaman, dan pendalaman informasi dasar yang berkaitan dengan Pekerja Sosial Masyarakat secara khusus dan penyelenggara kesejahteraan sosial pada umumnya.

“Pekerja Sosial Masyarakat harus selalu melakukan identifikasi masalah dengan tokoh masyarakat dan petugas sosial lainnya,” kata Burhan Daeng Mangago S.Pi.,M.Si Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat , Jumat (12/9/2019).

Burhan Daeng Mangago, SP.,M.Si menambahkan pembekalan para Pekerja Sosial Masyarakat ini telah dilaksanakan pada 12 September 2019 lalu dan berharap peserta sudah dapat mempraktekkan keterampilan dan pengetahuannya.

PSM juga dituntut memiliki data PMKS di masing-masing wilayah kerja dan wajib untuk melaksanakan penyuluhan Sosial.

“Harapan dari kegiatan ini adalah PSM mampu meningkatkan koordinasi dan mensinergikan program, meningkatkan pemahaman tupoksi sebagai relawan sosial, mampu membangun jaringan kerja dengan TKSK atau instansi lainnya, tidak pilih kasih dalam azas keimbangan dan kesamaan dalam pemberian bantuan, kata Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat Burhan Daeng Mangago S.Pi.,M.Si”.

Peserta yang mendapat bimbingan teknis ini berasal dari seluruh desa di kabupaten Sumbawa Barat. Dalam kegiatan ini juga hadir juga Narasumber dari Dinas sosial Provinsi Nusa Tenggara barat, Rohjaya Umar Dany, SST.,MPS.Sp (Pekerja Sosial Fungsional Dinas Sosial Provinsi Nusa Tenggara Barat) dan Armansyah, Aks.,MM (Kasi PFM Pesisir dan Pulau Terpencil) dengan Materi :1. Permasalahan Sosial dan Program Perlindungan Jaminan Sosial. 2. Pendekatan Praktek Pekerjaan Sosial bagi Pekerja Sosial Masyarakat (PSM).

Bupati Kukuhkan Pengurus Kampung Siaga Bencana Pertama Di Sumbawa Barat

Bupati Kukuhkan Pengurus Kampung Siaga Bencana Pertama Di Sumbawa Barat

Bupati mengukuhkan pengurus Kampung Siaga Bencana “Pasir Putih” di Desa Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat. Kampung Siaga Bencana ini merupakan yang pertama di Kabupaten Sumbawa Barat.

Kampung Siaga Bencana merupakan wadah formal penanggulangan bencana berbasis masyarakat yang pembentukannya diharapkan akan mampu membantu masyarakat dalam meningkatkan kepekaan masyarakat desa dalam menghadapi berbagai bencana yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Dalam pidatonya Bupati Sumbawa Barat menekankan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Tujuan diadakan mitigasi bencana ini adalah untuk melatih mental pihak-pihak yang bertanggungjawab menangani bencana. Salah satunya dengan melakukan simulasi –apa yang harus dilakukan saat dan setelah bencana.

“Kalau hanya ilmu yang diberikan, tetapi simulasi tidak dilakukan, takutnya ketika ada bencana banyak pihak yang kaku. Karena, kalau pada saat bencana, situasi dan mental akan berbeda,” ucap Bupati.

Harapanya,  agar pihak terkait memiliki mental yang hebat, yang kuat, sehingga ada bencana tidak panik. Ilmu penting, tetapi mental juga sama pentingnya,” katanya .

Sebelum dikukuhkan oleh Bupati Sumbawa Barat, sejak tanggal 5 sampai dengan 7 Oktober telah dilakukan berbagai macam agenda kegiatan, diantaranya kegiatan penyuluhan serta pelatihan keterampilan dasar penanggulangan bencana dan diakhiri dengan simulasi oleh Pengurus Kampung Siaga Bencana sebagai dasar penilaian SOP penanggulangan Bencana.

Kegiatan Apel pengukuhan Pengurus Kampung Siaga Bencana “Pasir Putih” Desa Poto Tano Kecamatan Poto Tano Kabupaten Sumbawa Barat juga dihadiri oleh Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Sumbawa Barat.

TKSK Sumbawa Barat Mendapat Dukungan Bupati

TKSK Sumbawa Barat Mendapat Dukungan Bupati

Kiprah Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Maluk, Muhjar menarik perhatian Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W Musyafirin, M.M. Bupati pun mengujungi kediaman Muhjar di Desa Bukit Damai, Kecamatan Maluk.

Inovasi Muhjar sebagai TKSK adalah melakukan pembibitan sayur. Bibit sayur kemudian dibagikan kepada warga kurang mampu dan mengajak mereka membudidayakan menggunakan sistem hidroponik (media tanam menggunakan air) maupun menggunakan media tanam campuran tanah dan sekam.

Dikatakan Bupati, kegiatan yang dilakukan Muhjar bersama warga binaanya ini merupakan salah satu cita-citanya. Dimana masyarakat bisa dengan mandiri membudidayakan sayuran memanfaatkan pekarangan rumahnya. Sehingga ketergantungan sayuran dari daerah lain dapat dikurangi.

Saya apresiasi kegiatan TKSK, saya berharap pembibitan seperti ini bukan hanya di sini (rumah Muhjar). Tetapi juga di setiap Kecamatan, saya siap suporting, saya akan pkirkan anggarannya. Termasuk lahan PT. AMNT di Desa Benete bisa dikerjasamakan. TKSK juga silahkan bekerjasama dengan PKK, GOW. PDPGR dan lainnya,” kata Bupati, Kamis siang (3/10).

Kepala Dinas Sosial, dr. H. Syafruddin kepada Bupati melaporan, Muhjar merupakan satu dari delapan TKSK di KSB, sekaligus sebagai koordinator. Ia menjadi nominator TKSK Teladan Tahun 2019. Dari 11 ribu TKSK di seluruh Indonesia, dia mampu masuk ke 15 TKSK dan akan disaring menjadi 5 TKSK teladan.

Inovasinya adalah membina warga untuk menanam sayur. Sementara itu Muhjar mengatakan, niatan dirinya tidak lain adalah berupaya meningkatkan kesejahteraan warga miskin sesuai Visi Kemensos.

Dengan menanam sayur, warga kurang mampu bisa memenuhi sayurannya secara mandiri. Otomatis juga pengeluarannya ditekan, karena tidak perlu membeli. Bahkan sayur yang ditanam warga dijual untuk menambah penghasilannya.

Rumah saya tempat pembibitan saja. Setelah tumbuh kemudian dibagian ke warga kurang mampu. Selain membagikan bibit sayur, tugas lainnya adalah memberikan pendampingan terkait 26 masalah sosial, seperti masalah narkoba, masalah anak, keluarga dan lainnya,” jelas Muhjar.

Usai berdialog dan meninjau pembibitan sayur di rumah Muhjar, Bupati juga meninjau usaha budidaya sayur sistem hidroponik di rumah Zainal Abidin tidak jauh dari rumah Muhjar.

Kemensos Jaring TKSK Maluk Masuk Lima Besar Nasional

Kemensos Jaring TKSK Maluk Masuk Lima Besar Nasional

Masyarakat KSB bisa berbangga, sebab Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Maluk, Muhjar dinilai untuk masuk lima besar penghargaan TKSK Teladan Nasional Tahun 2019. Tim penilai Kementerian Sosial RI pun turun ke KSB. Tim menilai secara faktual kegiatan yang dilakukan Muhjar. Termasuk mewawancarai sejumlah pihak di Kecamatan Maluk untuk mendukung penilaian. Tim penilai diketuai M. Rondang Siahaan, M.Si didampingi Kabid Pemberdayaan Sosial, Burhan Daeng Mangago, S.PI., M.Si dan dua Kasinya, Kamis pagi (26/09/19).

Dihadapan Camat dan warga binaan Muhjar, Ketua Tim Penilai mengatakan, Muhjar saat ini masuk 15 besar nasional untuk TKSK Teladan 2019 mewakili NTB. Muhjar satu dari 10 ribuan lebih TKSK di Indonesia dinilai berhasil oleh Kemensos. Ia mampu melaksanakan pendampingan kegiatan Kemensos dan memprakarsai warga Desa Bukit Damai dan Mantun untuk membudidaya sayuran dengan sistem hidroponik (media air). Nantinya kelima besar TKSK teladan akan mendapat penghargaan di peringatan Hari Kesejahteraan Nasional Tahun 2019.

Tim penilai pun melakukan wawancara untuk menggali informasi tentang kegiatan Muhjar, mulai dari Camat Maluk, Dinas Sosial KSB, Koordinator TKSK Kabupaten, Pendamping PKH, Karang Taruna hingga warga binaan Muhjar. Termasuk melihat langsung lokasi budidaya sayuran sistem hidroponik, baik warga binaan maupun di rumah Muhjar sendiri. Dalam kesempatan ini, Camat Maluk Anugerah mengungkapkan, sosok Muhjar sangat membantu Pemerintah Kecamatan. Muhjar telah melaksanakan pendampingan sebagai koordinator, administrator dan fasilitator yang baik untuk program Kemensos.

Di rumah Muhjar, Tim Penilai melihat lokasi hidroponik tanaman sayur. Kebetelun saat dikunjungi, wadah hidroponik bapak dari lima anak itu berisi kangkung dewasa, bibit kangkung dan sawi. Sementara di wadah polybag media tanah dan sekam, berbagai bibit sayur seperti terong, seledri, kacang panjang tumbuh subur di halaman samping rumahnya. Muhjar yang sudah 10 tahun menjadi TKSK mengatakan, dirinya hanya membibit sayuran. Bibit itu kemudian dibagian kepada warga binaannya untuk dibesarkan. Tujuannya adalah agar warga mandiri memproduksi sayur, sehingga tidak tergantung dengan sayur yang didatangkan dari Lombok. Warga juga bisa menghemat uang belanjanya dan untuk meningkatkan kesejahteraannya dengan cara menjual sayur yang dibudidayakan.

Hari Disabilitas Internasional, Upaya agar Kesetaraan Jadi Milik Semua

Hari Disabilitas Internasional, Upaya agar Kesetaraan Jadi Milik Semua

Hari Disabilitas Internasional atau “International Day of Persons With Disabilities”
diperingati setiap tanggal 3 Desember yang ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) sejak tahun 1992.

Peringatan tahunan ini memiliki tujuan yang mulia, yaitu untuk mengembangkan wawasan masyarakat akan persoalan-persoalan yang terjadi berkaitan dengan kehidupan para penyandang cacat dan memberikan dukungan untuk meningkatkan martabat, hak dan kesejahteraan para penyandang cacat.

Selain itu, konvensi PBB tentang hak penyandang disabilitas, yang juga telah diratifikasi pemerintah RI dengan UU No. 19/2011, mendorong pihak-pihak terkait agar penyandang disabilitas juga mendapatkan haknya untuk berpartisipasi penuh dalam kegiatan di masyarakat.

Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat melaksanakan Peringatan Hari Disabilitas Internasional di Taman Tiangnam yang dimeriahkan oleh 30 siswa-siswi pengisi acara dari Sekolah Luar Biasa (SLB) Kabupaten Sumbawa Barat dengan menampilkan performance yang luar biasa dari pidato, pantomim, menyayi, puisi, hingga fashion show.

“Keterbatasan bukan halangan untuk terus maju dan berkarya,” ucap Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W Musyafirin, MM dalam pidatonya. Hal tersebut terlihat dari pameran hasil karya anak-anak dari Sekolah Luar Biasa. Walaupun memiliki keterbatasan namun mereka tetap berkarya.

Bupati, Wakil Bupati Sumbawa Barat dan Sekretaris Daerah KSB mengadiri acara ini bersama dengan 250 penyandang disabilitas dari seluruh kecamatan di KSB, Ketua Himpunan Penyandang Cacat Indonesia Provinsi Nusa Tenggara Barat Bapak Asim Barnas, dan Ketua Himpunan Wanita Disabilitas Indonesia Prov. NTB Ibu Sri Sukarni.

Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan kursi roda dari Pemerintah Prov. NTB berupa 5 kursi roda dan dari Pemerintah KSB 7 kursi roda. Selain itu ada pula 3 unit tongkat tuna netra, 2 unit tongkat tuna daksa.

“Semangatmu adalah inspirasi kami”

dinas sosial dinsos disos kabupaten sumbawa barat ksb