FOCUS GROUP DISCUSSION (FGD)

Kegiatan Focus Group Discussion (FGD) tentang Perlindungan, Pemenuhan Hak, dan Pemberdayaan Penyandang Disabilitas, pada hari senin tanggal 29 Oktober 2019 bertempat di Ruang Sidang II Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat. Kegiatan ini dihadiri oleh : Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Sumbawa Barat, Kepala Dinas Sosial KSB, Bappeda, BPKD, BKD, Dinas Dikpora, Dinas Kesehatan, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Dinas Ketenegakerjaan dan Transimigrasi, Dinas Pemdes, Camat se-KSB, Bagian Hukum Sekretariat Daerah, Sekolah Luar Biasa (SLB), SDN Kejawat, Penggiat Seni, Lembaga Kesejahteraan Sosial Penyandang Disabilitas dan Tim Dinas Sosial Kabupaten Sumbawa Barat. Adapun issue terkaiat Penyandang Disabilitas yaitu,

  • Belum tersediahnya sekolah khusus bagi Penyandang Disabilitas
  • Belum tersediahnya tenaga pendidik bagi penyandang Disabiitas / Anak memerlukan perlindungan khusus
  • Belum meratanya ketersedian aksesbilitas bagi penyandang Disabilitas di Instansi Pemerintah
  • Belum adanya wadah penyaluran bakat seni bagi penyandang Disabilitas
  • Belum jalan wadah pemberdayaan bagi penyandang Disabilitas
  • Perlunya pengembangan keahlian, keterampilan dan pelatihan bagi penyandang Disabilitas dalam upaya persiapan lapangan usaha dan kemandirian penyandang Disabilitas
  • Perlunya penciptaan iklim akan kebutuhan kepegawaian bagi penyandang disabilitas yang mempunyai kemampuan intelektual yang baik dan atau keahlian keterampilan sebagai Tenaga Kerja.

Tujuannya :

  • Mewujudkan upaya perlidungan dan pemenuhan hak Penyandang Disabilitas secara poptimal, penuh dan serta dalam segala aspek kehidupan berbangsa, bernegara dan bermasyarakat.
  • Meningkatkan taraf kehidupan, kesejahteraan, kemandirian dan kualitas hidup Penyandang Disablitas
  • Melindungi Penyandang Disabilitas dari penelantaran dan eksploitasi, pelecehan, dan segala tindakan diskriminatif, serta pelenggaran hak asasi manusia.
  • Memastikan pelaksanaan upaya perlindungan dan pemenuhan hak Penyandang Disabilitas untuk mengembangkan diri serta mendayagunakan seluruh kempuan sesuai bakat dan minat yang dimilikinya.
  • Meningkatkan kemampuan, kepedulian, dan tanggung jawab Pemerintah Daerah, serta peranserta pelaku usaha, masyarakat, Lembaga Kesejahteraan Sosial, dan/atau organisasi kemasyrakatan dalam perlindungan dan perberdayaan Penyandang Disabilitas secara melembaga dan berkelanjutan.